Kapan PBB dibentuk dan di manakah tempat markasnya?

By | November 28, 2023

Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) didirikan pada tanggal 24 Oktober 1945 sebagai organisasi internasional yang bertujuan untuk menjaga perdamaian dan kerjasama antara negara-negara di seluruh dunia. Sejak didirikan, PBB telah berperan penting dalam menangani berbagai isu global, seperti konflik berskala besar, perubahan iklim, kemiskinan, dan hak asasi manusia.

Sejarah Pembentukan PBB

PBB dibentuk setelah berakhirnya Perang Dunia II, yang telah menyebabkan kerusakan dan penderitaan yang besar di banyak negara. Pada tahun 1945, para pemimpin dunia berkumpul di San Francisco, Amerika Serikat, untuk Konferensi Perserikatan Bangsa-bangsa. Konferensi ini bertujuan untuk membahas dan menyusun Piagam Perserikatan Bangsa-bangsa, dokumen yang menjadi dasar pendirian PBB.

Piagam Perserikatan Bangsa-bangsa disepakati oleh 50 negara pendiri, termasuk kekuatan besar seperti Amerika Serikat, Britania Raya, Uni Soviet, dan Tiongkok. Piagam ini secara resmi mulai berlaku pada tanggal 24 Oktober 1945, dan tanggal ini kemudian diperingati sebagai Hari Perserikatan Bangsa-bangsa setiap tahunnya.

Markas Besar PBB di New York

Setelah didirikan, markas besar PBB ditetapkan di New York City, Amerika Serikat. Pemilihan lokasi ini didasarkan pada alasan geografis dan politis. New York dianggap sebagai kota yang strategis untuk menjadi pusat kegiatan PBB karena letaknya yang terpusat di antara berbagai negara anggota.

Markas besar PBB terletak di kompleks bangunan yang dikenal sebagai “PBB Headquarters” atau “United Nations Headquarters”. Kompleks ini terletak di sepanjang East River di Manhattan, dengan Gedung Utama PBB menjadi struktur yang paling terkenal di kompleks tersebut.

Gedung Utama PBB

Gedung Utama PBB adalah bangunan yang menjadi simbol dari markas besar PBB di New York. Bangunan ini selesai dibangun pada tahun 1952 dan dirancang oleh tiga arsitek terkenal, yaitu Le Corbusier, Oscar Niemeyer, dan Wallace Harrison. Gedung Utama PBB memiliki 39 lantai dengan tinggi sekitar 155 meter.

Gedung Utama PBB tidak hanya berfungsi sebagai kantor administrasi, tetapi juga menjadi tempat pertemuan dan perundingan antara negara-negara anggota. Ruang Sidang Umum PBB, yang terkenal dengan balairungnya yang berbentuk kerucut, adalah salah satu ruangan terpenting di Gedung Utama PBB.

  • Ruang Sidang Umum: Tempat di mana delegasi dari seluruh negara anggota PBB berkumpul untuk membahas isu-isu global.
  • Ruang Dewan Keamanan: Tempat di mana Dewan Keamanan PBB bertemu untuk membahas masalah keamanan internasional dan mengadopsi keputusan-keputusan penting.
  • Ruang Sekretariat: Tempat di mana Sekretariat PBB beroperasi dan memfasilitasi pekerjaan administratif dan logistik.

Di sekitar Gedung Utama PBB, terdapat juga beberapa bangunan lain yang menjadi bagian dari kompleks markas besar PBB, termasuk Perpustakaan Dag Hammarskjöld, Gedung Konferensi, dan Taman Perserikatan Bangsa-bangsa.

PBB didirikan pada tanggal 24 Oktober 1945 setelah Konferensi Perserikatan Bangsa-bangsa di San Francisco. Markas besar PBB terletak di New York City, Amerika Serikat, dan terdiri dari Gedung Utama PBB serta kompleks bangunan lainnya. Sebagai organisasi internasional, PBB berperan penting dalam menjaga perdamaian, menangani isu-isu global, dan mempromosikan kerjasama antara negara-negara di seluruh dunia.

PBB terus bekerja untuk mengatasi tantangan-tantangan global, seperti konflik bersenjata, kemiskinan, perubahan iklim, dan pelanggaran hak asasi manusia. Dengan markas besarnya yang terletak di New York, PBB menjadi pusat kegiatan diplomatik dan perundingan antara negara-negara anggota. Melalui upaya kolaboratif, PBB berusaha untuk menciptakan dunia yang lebih aman, adil, dan berkelanjutan bagi semua orang.