Kenapa Anak Sakit Perut Berhari-hari?

By | March 15, 2024

Penyebab anak sakit perut terus-menerus bisa disebabkan oleh berbagai faktor, salah satunya adalah gastroenteritis atau yang sering disebut juga muntaber. Gastroenteritis adalah kondisi peradangan pada dinding saluran cerna akibat infeksi virus. Beberapa jenis virus yang sering menyebabkan gastroenteritis antara lain rotavirus, norovirus, adenovirus, dan enterovirus.

Gastroenteritis: Kecil Namun Mengganggu

Gastroenteritis pada anak bisa menjadi masalah yang mengganggu. Gejala utama yang biasa dialami adalah diare, mual, muntah, dan sakit perut. Anak-anak yang mengalami gastroenteritis juga seringkali kehilangan nafsu makan dan mungkin mengalami demam ringan. Meskipun umumnya tidak berbahaya, gastroenteritis dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan dehidrasi jika tidak ditangani dengan baik.

Penularan Gastroenteritis

Gastroenteritis umumnya menyebar melalui kontak langsung dengan orang yang terinfeksi atau melalui konsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi. Biasanya, virus-virus yang menyebabkan gastroenteritis dapat ditemukan di tinja orang yang terinfeksi dan dapat bertahan di permukaan benda-benda yang terkontaminasi.

Infeksi dapat menyebar dengan cepat dalam kelompok seperti sekolah, tempat penitipan anak, atau keluarga yang tinggal bersama. Oleh karena itu, penting untuk menjaga kebersihan diri dan lingkungan agar mencegah penularan gastroenteritis pada anak-anak.

Gejala dan Durasi Gastroenteritis

Gastroenteritis biasanya dimulai dengan gejala yang muncul dalam waktu 1-2 hari setelah terinfeksi virus. Anak yang mengalami gastroenteritis mungkin mengalami diare, muntah, dan sakit perut yang berlangsung selama beberapa hari hingga seminggu.

Gejala lain yang dapat muncul meliputi demam ringan, kehilangan nafsu makan, dan mungkin juga terjadi dehidrasi. Penting untuk memperhatikan tanda-tanda dehidrasi pada anak, seperti mulut kering, jarang buang air kecil, mata cekung, dan penurunan berat badan yang signifikan.

Pencegahan dan Pengobatan Gastroenteritis pada Anak

Untuk mencegah penularan gastroenteritis, langkah-langkah berikut dapat dilakukan:

  • Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir sebelum makan dan setelah menggunakan toilet.
  • Hindari makanan atau minuman yang mungkin terkontaminasi virus.
  • Bersihkan dan desinfeksi permukaan benda-benda yang sering disentuh.
  • Hindari kontak langsung dengan orang yang terinfeksi gastroenteritis.

Jika anak mengalami gejala gastroenteritis, langkah-langkah berikut dapat membantu meredakan gejala dan mempercepat pemulihan:

  • Berikan banyak cairan untuk mencegah dehidrasi, seperti air putih, larutan elektrolit oral, atau ASI (jika anak masih menyusui).
  • Berikan makanan ringan dan mudah dicerna, seperti bubur nasi, kentang rebus, atau pisang matang.
  • Hindari memberikan makanan atau minuman yang berat, berlemak, atau pedas.
  • Berikan obat antidiare jika diperlukan, tetapi pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

Gastroenteritis atau muntaber adalah kondisi peradangan pada dinding saluran cerna akibat infeksi virus. Penyebab umum gastroenteritis pada anak-anak adalah rotavirus, norovirus, adenovirus, dan enterovirus. Meskipun biasanya tidak berbahaya, gastroenteritis dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan dehidrasi pada anak jika tidak ditangani dengan baik.

Untuk mencegah gastroenteritis, penting untuk menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Jika anak mengalami gejala gastroenteritis, perhatikan tanda-tanda dehidrasi dan berikan cairan yang cukup. Selain itu, berikan makanan ringan dan mudah dicerna serta hindari makanan atau minuman yang mungkin memperburuk gejala. Jika gejala berlanjut atau memburuk, segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.