Kenapa Bayi Saat Menyusu Bunyi Grok Grok?

By | March 13, 2024

Pernahkah Anda mendengar bayi Anda mengeluarkan suara “grok grok” atau “ngik-ngik” setelah mereka selesai menyusu? Fenomena ini memang bisa terjadi pada bayi dan seringkali membuat para orang tua khawatir. Napas berbunyi grok-grok dan ngik-ngik, disertai dengan gumoh setelah menyusu, bisa sangat wajar dan biasanya disebabkan oleh beberapa faktor yang berkaitan dengan sistem pernapasan dan pencernaan bayi yang masih berkembang. Mari kita bahas lebih lanjut tentang fenomena ini.

Refleks Menelan yang Belum Optimal

Salah satu alasan mengapa bayi bisa mengeluarkan bunyi “grok grok” saat menyusu adalah karena refleks menelan mereka yang belum sepenuhnya berkembang. Saat bayi menyusu, mereka masih mempelajari keterampilan menelan yang efisien. Mereka mungkin masih belum terbiasa dengan cara menelan yang benar, sehingga udara terperangkap di dalam saluran napas mereka saat mereka menelan susu. Hal ini bisa menyebabkan bunyi napas yang terdengar seperti “grok grok”.

Selain itu, bayi yang menyusu dengan cepat atau terburu-buru cenderung menelan lebih banyak udara selama proses menyusu. Udara yang terperangkap ini kemudian dapat menyebabkan suara “ngik-ngik” saat mereka mencoba menelan udara tersebut.

Jangan khawatir, refleks menelan yang belum optimal ini biasanya akan membaik seiring dengan perkembangan bayi. Ketika sistem pencernaan dan pernapasan mereka semakin matang, bunyi “grok grok” dan “ngik-ngik” saat menyusu akan berkurang dan akhirnya menghilang.

Pencernaan yang Masih Sensitif

Bayi juga rentan mengalami gangguan pencernaan, termasuk masalah seperti gumoh, setelah mereka menyusu. Ketika bayi menyusu, mereka mungkin menelan udara bersama dengan susu. Udara yang terperangkap dalam perut mereka kemudian dapat menyebabkan perasaan tidak nyaman dan membuat mereka gumoh setelah makan.

Selain itu, beberapa bayi mungkin memiliki refluks asam lambung yang menyebabkan asam lambung naik ke kerongkongan mereka. Hal ini bisa menyebabkan iritasi pada saluran napas dan membuat napas mereka terdengar berbunyi “grok grok”.

Jika bayi Anda sering mengalami gumoh atau terdengar bunyi napas yang mengganggu setelah menyusu, penting untuk berkonsultasi dengan dokter anak. Mereka dapat melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti dari fenomena ini dan memberikan saran yang tepat untuk mengatasi masalah pencernaan atau pernapasan bayi.

Cara Mengurangi Bunyi Grok Grok saat Menyusu

Jika Anda ingin membantu mengurangi bunyi “grok grok” saat bayi menyusu, ada beberapa langkah yang dapat Anda coba:

  • Pastikan bayi Anda dalam posisi yang tepat saat menyusu. Pastikan kepala dan tubuhnya dalam posisi yang terangkat, dengan kepala sedikit lebih tinggi dari tubuhnya. Hal ini dapat membantu mencegah udara terperangkap dan mengurangi kemungkinan gumoh.
  • Pastikan bayi Anda tidak terlalu lapar saat menyusu. Bayi yang terlalu lapar cenderung menyusu dengan cepat dan menelan udara lebih banyak. Cobalah memberi makan bayi secara teratur dan memperhatikan tanda-tanda lapar yang ditunjukkan oleh bayi Anda.
  • Jika Anda memberi makan bayi menggunakan botol, pastikan puting botol memiliki lubang yang sesuai dengan kebutuhan bayi. Lubang yang terlalu kecil atau terlalu besar dapat menyebabkan bayi menyusu dengan susah payah dan menelan lebih banyak udara.

Ingatlah bahwa setiap bayi memiliki keunikan dan pengalaman yang berbeda. Jika bunyi “grok grok” saat menyusu tidak disertai dengan gejala lain yang mengkhawatirkan, kemungkinan besar itu adalah hal yang wajar dan tidak perlu dikhawatirkan. Namun, jika Anda memiliki kekhawatiran atau pertanyaan lebih lanjut, selalu bijaksana untuk berkonsultasi dengan dokter anak.

Dalam kesimpulan, bunyi “grok grok” saat bayi menyusu bisa terjadi karena refleks menelan yang belum optimal dan gangguan pencernaan yang umum pada bayi. Dengan memberikan perhatian dan perawatan yang tepat, Anda dapat membantu mengurangi bunyi tersebut dan memastikan kenyamanan bayi Anda saat menyusu.

Ingatlah untuk selalu berkonsultasi dengan dokter anak jika Anda memiliki kekhawatiran atau pertanyaan tentang kesehatan bayi Anda. Tetap tenang dan percayalah bahwa bayi Anda sedang dalam proses perkembangan yang normal dan akan tumbuh dengan baik.

Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda dan bayi Anda. Jaga kesehatan dan kebahagiaan mereka selalu!