Kenapa Bayi Sering Muntah Menyembur?

By | March 6, 2024

Muntah merupakan hal yang umum terjadi pada bayi baru lahir. Namun, terkadang bayi mengalami muntah yang lebih sering dan dalam jumlah yang cukup banyak, yang disebut muntah menyembur. Fenomena ini bisa membuat orang tua khawatir dan bertanya-tanya mengapa bayi mereka mengalami hal tersebut.

Penyebab Muntah Menyembur pada Bayi

Muntah menyembur pada bayi bisa disebabkan oleh beberapa faktor. Salah satunya adalah stenosis pilorus. Apa itu stenosis pilorus? Stenosis pilorus adalah kondisi di mana saluran antara usus kecil dan lambung, yang disebut pilorus, mengalami penyempitan. Akibatnya, cairan dan nutrisi yang masuk ke lambung bayi kesulitan untuk melewati saluran yang menyempit ini. Sebagai hasilnya, bayi akan muntah dengan kuat dan dalam jumlah yang signifikan.

Kenapa Bayi Mengalami Stenosis Pilorus?

Stenosis pilorus pada bayi bisa terjadi karena beberapa faktor. Salah satunya adalah faktor genetik. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ada kecenderungan keluarga dalam mengalami stenosis pilorus. Jadi, jika salah satu atau kedua orang tua bayi pernah mengalami kondisi ini, maka kemungkinan bayi mereka juga akan mengalaminya.

Selain faktor genetik, ada juga faktor hormonal yang dapat memengaruhi terjadinya stenosis pilorus pada bayi. Hormon yang disebut motilin, yang berfungsi dalam mengatur gerakan peristaltik (kontraksi) saluran pencernaan, dapat mempengaruhi pilorus dan menyebabkan penyempitan pada saluran tersebut.

Terakhir, ada faktor lingkungan yang dapat berperan dalam timbulnya stenosis pilorus. Beberapa studi menunjukkan bahwa penggunaan antibiotik tertentu selama kehamilan atau pada bayi yang baru lahir dapat meningkatkan risiko stenosis pilorus. Namun, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan hubungan antara antibiotik dan kondisi ini.

Gejala Muntah Menyembur pada Bayi

Muntah menyembur pada bayi biasanya terjadi setelah bayi makan. Gejala yang muncul antara lain:

  • Bayi muntah dengan kuat dan dalam jumlah yang signifikan.
  • Muntah terjadi secara tiba-tiba dan dengan gaya “menyembur” yang khas.
  • Bayi sulit untuk menahan makanan atau minuman dalam perutnya.
  • Bayi sering kelaparan atau menunjukkan tanda-tanda kurang gizi.
  • Berat badan bayi tidak naik sesuai yang seharusnya.
  • Bayi sering merasa tidak nyaman setelah makan dan mungkin menangis.

Diagnosis dan Pengobatan

Jika Anda mengamati gejala muntah menyembur pada bayi Anda, segera konsultasikan dengan dokter. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan mungkin merekomendasikan beberapa tes untuk memastikan diagnosis.

Salah satu tes yang umum dilakukan adalah ultrasonografi. Tes ini menggunakan gelombang suara untuk menciptakan gambar organ dalam tubuh. Dengan ultrasonografi, dokter dapat melihat apakah terdapat penyempitan pada pilorus bayi.

Jika diagnosis stenosis pilorus telah dikonfirmasi, dokter akan merujuk bayi ke ahli bedah anak untuk melakukan operasi. Operasi yang umum dilakukan untuk mengatasi stenosis pilorus adalah pyloromyotomy. Pada prosedur ini, dokter akan membuat sayatan kecil pada pilorus untuk mengurangi penyempitan dan memungkinkan makanan melewati dengan lancar.

Muntah menyembur pada bayi dapat disebabkan oleh berbagai faktor, salah satunya adalah stenosis pilorus. Stenosis pilorus adalah kondisi di mana saluran antara usus kecil dan lambung bayi mengalami penyempitan. Gejala muntah menyembur pada bayi mencakup muntah yang kuat dan dalam jumlah yang signifikan, kesulitan menahan makanan, dan berat badan yang tidak naik sesuai yang seharusnya. Jika bayi Anda mengalami gejala ini, segera konsultasikan dengan dokter untuk diagnosis dan pengobatan yang tepat.