Kenapa Bayi Tidak Bisa Bersendawa?

By | February 10, 2024

Pernahkah Anda mengalami situasi di mana bayi Anda sulit bersendawa setelah menyusui? Masalah ini cukup umum terjadi pada bayi baru lahir dan dapat menyebabkan ketidaknyamanan. Salah satu penyebabnya adalah posisi menyusui yang kurang tepat. Pada artikel ini, kita akan membahas mengapa bayi tidak bisa bersendawa dan bagaimana posisi menyusui yang tepat dapat membantu mengatasi masalah ini.

Mengapa Bayi Perlu Bersendawa?

Sebelum membahas lebih lanjut, penting untuk memahami mengapa bayi perlu bersendawa setelah menyusui. Saat bayi menyusui, mereka menghisap udara bersama dengan ASI. Udara ini dapat terperangkap di perut bayi dan menyebabkan perutnya terasa kembung dan tidak nyaman. Bersendawa membantu bayi mengeluarkan udara yang terperangkap dan meringankan ketidaknyamanan yang mungkin mereka alami.

Posisi Menyusui yang Tepat

Posisi menyusui yang tepat sangat penting dalam membantu bayi bersendawa dengan mudah. Salah satu posisi yang disarankan adalah posisi bayi mendekati tubuh ibu dengan kepala sedikit lebih tinggi dari perutnya. Hal ini membantu mencegah terperangkapnya udara dalam perut bayi. Pastikan kepala, leher, dan tubuh bayi dalam satu garis lurus untuk memastikan aliran ASI yang lancar dan mengurangi risiko udara masuk ke perut bayi.

Memastikan posisi pelekatan yang benar juga merupakan faktor penting. Pastikan bayi memegang puting dengan mulut terbuka lebar dan menutupi sebagian besar areola. Dengan posisi yang tepat, bayi dapat menghisap ASI secara efisien dan mengurangi risiko menelan udara yang berlebihan.

Disarankan juga untuk memberikan jeda selama menyusui agar bayi memiliki waktu untuk bersendawa. Setelah bayi selesai menyusu, angkat bayi ke posisi tegak dan dukung kepala dan punggungnya dengan tangan Anda. Pijat lembut punggung bayi atau tepuk-tepuk ringan bagian belakangnya untuk merangsang bersendawa.

Faktor Lain yang Mempengaruhi Bersendawa

Selain posisi menyusui yang kurang tepat, ada beberapa faktor lain yang dapat mempengaruhi kemampuan bayi untuk bersendawa. Beberapa bayi memiliki sistem pencernaan yang lebih matang dan dapat lebih mudah bersendawa, sementara yang lain mungkin membutuhkan lebih banyak waktu dan bantuan.

Beberapa bayi mungkin memiliki kondisi medis tertentu, seperti refluks asam atau kelainan pada saluran pencernaan, yang dapat mempengaruhi kemampuan mereka untuk bersendawa. Jika Anda memiliki kekhawatiran tentang kemampuan bayi Anda untuk bersendawa, penting untuk berkonsultasi dengan dokter anak untuk mendapatkan nasihat dan perawatan yang tepat.

Memperhatikan Tanda-Tanda Tidak Bersendawa dengan Baik

Sebagai orang tua, penting untuk memperhatikan tanda-tanda bahwa bayi Anda mungkin tidak bersendawa dengan baik. Beberapa tanda yang perlu diperhatikan adalah:

  • Bayi terlihat tidak nyaman setelah menyusui, seperti merengek atau menangis
  • Perut bayi terasa kembung dan tegang
  • Bayi sering mengalami masalah tidur atau terbangun dengan rewel

Jika Anda melihat tanda-tanda ini, ada beberapa langkah yang dapat Anda coba untuk membantu bayi Anda bersendawa dengan baik. Selain posisi menyusui yang tepat dan memberikan jeda selama menyusui, Anda juga dapat mencoba memijat perut bayi secara lembut atau menggunakan teknik “colic hold” untuk meredakan ketidaknyamanan yang mungkin mereka alami.

Memahami mengapa bayi tidak bisa bersendawa setelah menyusui adalah langkah penting untuk membantu mengatasi masalah ini. Dengan posisi menyusui yang tepat dan memperhatikan tanda-tanda ketidaknyamanan pada bayi, Anda dapat membantu mereka bersendawa dengan lebih mudah. Namun, jika masalah ini terus berlanjut atau Anda memiliki kekhawatiran, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter anak untuk mendapatkan saran dan perawatan yang tepat. Dengan perhatian dan perawatan yang tepat, Anda dapat membantu bayi Anda merasa nyaman dan bahagia setelah menyusui.