Seperti Apa Jamur di Mulut Bayi?

By | March 25, 2024

Bayi yang sedang dalam tahap pertumbuhan seringkali mengalami berbagai kondisi kesehatan yang mungkin membuat orang tua khawatir. Salah satu kondisi yang sering terjadi adalah infeksi jamur di mulut bayi. Infeksi jamur ini bisa menyebabkan rasa tidak nyaman pada bayi dan memerlukan penanganan yang tepat.

Penyebab Jamur di Mulut Bayi

Infeksi jamur di mulut bayi, yang juga dikenal sebagai muguet atau sariawan oral, umumnya disebabkan oleh jamur Candida albicans. Jamur ini secara alami ada di dalam tubuh manusia, termasuk di dalam mulut. Namun, ketika sistem kekebalan tubuh bayi belum sepenuhnya berkembang, jamur Candida albicans dapat berkembang biak secara berlebihan dan menyebabkan infeksi.

Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko bayi mengalami infeksi jamur di mulut antara lain:

  • Kondisi kebersihan mulut yang buruk
  • Pemberian antibiotik yang mengganggu keseimbangan flora bakteri di mulut
  • Menyusui dengan puting susu yang terinfeksi
  • Bayi yang menggunakan dot atau dot pacifier yang tidak steril

Gejala Jamur di Mulut Bayi

Infeksi jamur di mulut bayi dapat menghasilkan beberapa gejala yang dapat dikenali. Beberapa gejala umumnya meliputi:

  • Bercak-bercak putih yang tampak sedikit menebal atau seperti benjolan di mulut bayi
  • Rasa sakit dan tidak nyaman di dalam mulut sehingga bayi akan mengalami kesulitan menelan
  • Adanya sedikit pendarahan apabila luka terkena gesekan
  • Pecah-pecah dan kemerahan pada bagian ujung mulut

Diagnosis dan Pengobatan

Jika Anda mencurigai bayi Anda mengalami infeksi jamur di mulut, segera konsultasikan dengan dokter atau dokter gigi anak. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik pada mulut bayi untuk memastikan diagnosis.

Untuk mengatasi infeksi jamur di mulut bayi, dokter mungkin akan meresepkan antijamur topikal yang dapat dioleskan langsung pada area yang terinfeksi. Antijamur ini umumnya berupa obat krim atau gel yang mengandung zat antijamur seperti nistatin atau mikonazol. Pemberian obat ini harus dilakukan dengan benar sesuai dengan instruksi yang diberikan oleh dokter.

Selain itu, penting juga untuk menjaga kebersihan mulut bayi dengan membersihkan lidah dan gusi bayi setelah menyusui atau memberi makan. Pastikan juga untuk menjaga kebersihan alat makan bayi seperti dot dan dot pacifier dengan steril. Jika Anda menyusui, perhatikan juga kebersihan puting susu Anda.

Pencegahan Infeksi Jamur di Mulut Bayi

Ada beberapa langkah pencegahan yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko infeksi jamur di mulut bayi, antara lain:

  • Mencuci tangan sebelum menyentuh mulut bayi
  • Membersihkan lidah dan gusi bayi dengan kain lembut yang dibasahi setelah menyusui atau memberi makan
  • Membersihkan alat makan bayi seperti dot dan dot pacifier dengan steril
  • Menjaga kebersihan puting susu dengan membersihkannya sebelum dan setelah menyusui
  • Menghindari pemberian antibiotik yang tidak perlu pada bayi

Infeksi jamur di mulut bayi adalah kondisi yang umum terjadi dan bisa menyebabkan rasa tidak nyaman pada bayi. Dalam mengatasi kondisi ini, penting untuk segera mengkonsultasikan dengan dokter atau dokter gigi anak untuk mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang tepat. Selain itu, menjaga kebersihan mulut bayi dan melakukan langkah pencegahan yang sesuai juga dapat membantu mengurangi risiko infeksi jamur di mulut bayi. Dengan perawatan yang tepat, infeksi jamur di mulut bayi biasanya dapat diatasi dengan baik.